Feeds:
Posts
Comments

Yups…. I’m Pregnance…. Alhamdulillah…

My 2 Line Test Pack

Setelah menunggu hampir 3 tahun,  tepatnya 2 tahun 9 bulan. Ini bener-bener hadiah akhir tahun yang menyenangkan. Entah doa siapa yang dikabulkan, tapi ini memang benar-benar doa yang terkabul.

Gejala awal bener-bener gak kelihatan, saya mengajar seperti biasa (biker menembus jakarta, and highheels….thanks to ALLAH tetap melindungi). Cuma sedikit curiga setelah selama 1 minggu, gak mau makan nasi, and paling sebel kalo cium bau goreng atau tumis-tumisan yang pake bawang putih (padahal saya paling suka masakan dengan tumis bawang putih dan bawang goreng). Trus kepala sering kleyengan, hobi makan rujak, seneng minum air jeruk nipis…..wah kok makanannya tiba-tiba jadi aneh begini.

Trus ciri-ciri fisik…perut agak mengeras (walaupun perut saya selalu rata->ini karena kurus hehehehe), trus payudara sakit/sensitif (macam anak beranjak ABG gitu)…akhirnya bilang dech ke mamah. Mamah saya bilang udah tes aja dech…

Akhirnya beli test pack….harap-harap cemas karena terakhir pake testpack  kira-kira satu tahun lalu dan saya nangis bombay karena terlalu berharap….hahahaha (sejak itu saya gak pernah lagi catetin siklus bulanan), dan ternyata……..GARIS 2…yups….HAMIL….

Yipiiiiiieeee….seneng banget, 2 hari kemudian ke dokter dan ternyata usia embrio-nya sudah 8 minggu 5 hari….ya ampun untung gak knapa-knapa. Memang bener, urusan pengen hamil itu termasuh rahasia Allah SWT, jadi kita cuma bisa berdoa, usaha, ikhtiar dan tawakal…InsyaAllah…

Tinggal dijaga kesehatan,  and dibanyakin ibadah supaya anaknya soleh/solehah, pintar, sehat dan  sempurna….Amien….

Nah ini foto hasil USG-nya…gak begitu jelas, baru berupa titik ditengah kantung rahim

Hasil USG Pertama

Advertisements

Setelah serah terima (22 Juli 2010)

Setelah 10 Hari pembongkaran tanpa konfirmasi (3 Agustus 2010)

Mungkin ini cuma unek-unek saya saja, membeli rumah di sebuat perumahan yang katanya ELITE ternyata pelayanannya NOL besar.  Saya membeli rumah ready stock, yang pada saat cek lokasi sudah dipagar seperti pada gambar sebelah kiri. Selama proses DP, dan Akad KPR di bank sudah dipastikan bahwa kavling tersebut, yang secara fisik seperti gambar tanggal 22 juli 2010 adalah yang dijual. Bahkan kavling beserta bangunannya tersebut sudah diserah terimakan kepada saya pada tanggal 15 Juli 2010.

Tetapi, tiba-tiba tanpa pemberitahuan dan konfirmasi, pagar pembatas di bongkar dengan alasan tanah kavling saya salah ukuran. Lha…..mereka itukan sudah tahu lokasi yang mereka jual, kok setelah serah terima di bilang salah ukuran.

Sampai hari ini, saya tetap menuntut pagar itu dibangun kembali di posisi semula, baru diadakan pembicaraan untuk pemecahan masalah ukuran. Padahal kalo merujuk pada hukum jual beli islam, apa-apa yang sudah diakadkan menjadi hak dari sipembeli….betul-betul aneh

Teman Sejati…..

Ki-Ka : Onie, Saya (Ayu), Om Kucink (Eko)

Photo disamping  diambil tanggal 21 agustus 1998, harinya saya lupa.  Seingat saya diambil hampir sore hari, di depan kost-kost-an,  tepatnya rumah kontrak petak dari kedua teman saya ini. Setelah selesai jam perkuliahan, saat itu kami bertiga masih 1 kelas, karena pada semester 3 eko terpisah dikelas dengan tingkat kepintaran diatas rata-rata (kebetulan tahun kedua, isi kelas diurut berdasarkan IPK).

Sesuai dengan judul postingan ini, teman sejati…..menurut saya teman sejati adalah teman yang selalu ada kapan pun. Tidak hanya dimasa kita berjaya, tetapi dimasa tersulit kita sekalipun. Dalam segala kelebihan dan kekurangan, dan mereka berdua adalah salah duanya (karena ada 2 orang yach, kalo satu jadi salah satu—- gak penting banget).

Onie dan Eko, saya kenal semenjak tingkat pertama perkuliahan saya, dengan keunikan, dan kelebihan masing-masing. Yang saya ingat mereka selalu akan support saya, in good and bad. Akan selalu mengingatkan, dan mengawasi saya jika keputusan yang saya ambil berbeda dengan mereka.

Banyak cerita yang sudah kami lalui, hingga tanpa terasa sudah 14 tahun terlewati.

Saya selalu ingat, tempat itu  adalah tempat dimana saya selalu melewati waktu menunggu jam perkuliahan berikutnya, atau menunggu jam praktikum dimulai. Tempat semua orang bisa berkumpul sekedar mengobrol, tidur, main game, makan, sampai main gitar dan nyanyi gak jelas.

Tempat dimana saya curhat soal gebetan, pacar baru, mantan pacar, gebetan baru  dan Onie yang paling setia mendengarkannya (hahahaha….termasuk mendengarkan saya nangis-nangis gara-gara putus –> Norak banget yach)

Sampai hari ini, mereka tetap seperti yang saya kenal 14 tahun lalu, kecuali penampilan kami  yang berubah. Kapan-kapan saya akan photo kami bertiga, di tempat yang baru yach 🙂

Mulai Jadi Pengacara

Eiiits, Jangan bingung dulu sama judul postingan ini. Saya bukan habis lulus kuliah hukum lalu jadi pengacara macam Om Ruhut itu. hehehe PENGACARA versi saya adalah PENGAngguran banyak  aCARA, hahahahaha.

Yup, setelah akhirnya dikeluarkannya surat keterangan mengenai status kerja saya, selanjutnya saya mulai memutar otak untuk menutupi fee yang hilang.

Enaknya…..waktu saya semakin fleksible, karena sebelumnya memang sudah fleksible. yang berikutnya totally be the Boss of my self.

Tantangannya…jelas ada dan banyak, salah satunya bagaimana agar income setiap bulan yang saya terima tetap sama. Jadi lebih berfikir kreatif dan melihat segala sesuatu dari sisi positif.

Sekalian mengaplikasikan pepatah Man Jadda Wa Jadda….’Siapa yang bersungguh-sungguh, akan sukses’

Semoga saja….Amien

Niatnya hari ini mau bikin laporan rekap asisten, kayaknya bakalan jadi yang terakhir karena saya sudah membulatkan niat untuk meninggalkan jabatan Staff Honorer di kampus Almamater saya ini. Alih-alih bikin laporan, malah bolak-balik baca blog seorang kawan lama. hehehe, jadi keingetan kalo saya sudah lama gak nulis juga.

Laporan Rekap asisten bukan satu-satunya kerjaan yang saya lakukan selama ini, biasanya tumpukan kerjaan terjadi diawal dan akhir semester. Dari mulai atur jadwal praktikum sampai set jadwal asisten. Almost forgot, it has been 9 years I’m doing it. Dan sepertinya saya mulai membutuhkan manuver baru dalam perjalanan hidup, mulai kurang tantangan.

Seperti kata MT : “kalau tidak merasa puas dengan pekerjaan sekarang, lantas mengapa anda tidak juga meninggalkannya???”  hahahaha bener banget tuch kata-katanya. Padahal Allah SWT sudah menjamin bahwa setiap makhluk yang diciptakan-Nya akan lahir kedunia dengan rezekinya masing-masing, jadi jangan takut miskin.

Well, mudah-mudahan ini memang keputusan terbaik  saya, walaupun meninggalkan pekerjaan tetapnya tetapi untuk jadwal mengajar masih akan tetap melakoninya. Kecuali ada tawaran dari tempat lain yang lebih menguntungkan dan menantang 🙂

Jadi….Siap terima Tantangan ????? PASTINYA 🙂

My Great B’Day Gift

Saat Penandatanganan Kontrak

Rabu, 13 April 2010, Akhirnya  ditanda tangani juga kontrak KPR kita. Seneng banget walaupun terikat 15 tahun mesti nyicil rumah. Kabar baik ini sebenarnya sudah  saya terima pas tanggal 1 april 2010, which is my birthday yang ke-31. Setelah sempet dag-dig-dug hampir 2 minggu karena kabar-kabar tidak menyenangkan dari bank-bank sebelumnya.

Akhirnya kabar baik datang dari Bank Mandiri. Seneng banget, akhirnya setelah 2 tahun menikah, kita punya rumah sendiri, walau nyicil. lucu juga kalo dipikir-pikir,  saya dan suami menyicil 1 m2  tanah setiap bulannya selama 180 bulan, karena kebetulan luas kavling kita 180 m2.

Makasih banget buat temen-temen yang bantuin doa dan memberikan dukungan buat kita. Terutama buat sahabat-sahabat saya di PT. Deptech Digital Indonesia (Onie, Om kucink, and Tony), yang kasih project sampingan (jadi bisa bayar DP dech) and untuk Pak Freddy juga rekan-rekan jurusan teknik informatika di Univ.Binus yang membantu verifikasi bank.

Mudah-mudahan rezeki kita semakin lancar, dan di mudahkan selalu yach 🙂

In The Middle Of Nowhere

Do you ever feel that way ?
If you asking me, the answer of course I ever feel that way. Then what we have to do ?

whenever  I feel that I’m in the middle of nowhere, first thing that I have to do is making List. What kind of list?

I will making a list about anything that related to the problem and then give them priority starting from the most important matter until the less important matter.

After that do your list one by one based on the priority with your best effort,  Trying to make a new resolution for each step, don’t forget to kept praying for God helps, and be patient in waiting the result.

That’s very easy to say, but totally hardly for the realization.

And know I’m in that situation, and now I’m making my list :
1. Must have home (still in progress)
2. Must have new motorcycle (hopefully a new car will be better)
3. Must have a side job (hopefully doing business from home)
4. Have a better settle job

And the problem is, I always feel not secure and not too sure about my decision.
Not brave enough or too afraid of losing…..
but I should  believe, that God has determined all the sustenance for his people. So we certainly will not be left starving and living in distress as long as we do the effort.

Yaaa Allah…..Help me Please….