Lokasi di Jl. Dago, hampir deket pertigaan pasar simpang. Kalo dari arah pasteur lokasi ada di sebelah kanan, tapi kalo dari arah dago atas, lokasi ada di kiri jalan.
Pagi-pagi dijamin selalu penuh pengunjung. Beda dengan bubur ayam di jakarta, bubur ayam di bandung selalu disajikan tanpa kuah. Di Bubur ayam Zaenal bubur ditaburi ayam yang disuir-suir, emping dan krupuk, dan juga merica bubuk.
Untuk tambahan rasa, pengunjung bisa menambahkan sambal kacang cair, kecap asin (minyak ikan), dan kecap manis. Bisa juga minta tambah toping berupa telur rebus dan ati-ampela rebus.
Kalo menurut saya rasanya gak terlalu istimewa banget, tapi porsinya aseli nendang.
Harga : mulai 15ribuan dengan teh panas tawar (default)
Status : Lumayan untuk dicoba